Internetan dengan Modem Smartfren AC682

Hohoho, kemarin baru aja beli modem nih, sepertinya untuk selanjutnya saya bisa internetan dan mungkin akan lebih aktif mengisi blog ini ^^

Modem yang saya beli adalah modem dari smartfren. Modem Smartfren AC682 yang di-bundling dengan kartu Smartfren (ya iyalah). Modem ini dibuat oleh ZTE. Fiturnya sih lumayan, udah bisa EVDO dengan download speed up to 3.1 Mbps dan upload speed up to 1.8 Mbps. Harganya juga lumayan, Rp 200.000 waktu saya beli kemarin. Hal pertama yang saya lakukan tentu saja mengecek.

OK, karena saya pakai dua OS, Windows dan Linux, jadi saya harus coba di keduanya dong.. Berikut cara konek untuk kedua OS:

Windows platform:

Untuk bisa konek ke internet menggunakan platform windows relatif lebih mudah karena sudah tersedia driver yang bisa diinstal saat pertama dicolok ke port USB.

Tak ada tutorial lebih mendalam mengenai pemasangan di windows karena Anda tinggal klik-klik saja… OK, gampang!

GNU/Linux platform

Dalam percobaan ini yang saya pakai adalah Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat. Nah di sinilah tantangannya. Secara official ternyata smartfren tidak memberikan dukungan kepada linux semudah windows / mac OS (perasaan saya saja atau?). Tapi tenang, masih ada cara mengakalinya. Kita akan melakukannya secara manual. Wow kk wow! Susah? Nggak! Sangat mudah kok.

OK, langsung aja:

Buka terminal dan langsung pindah ke mode root:

$ sudo su

masukkan password Anda. Kenapa kok pakai su segala? karena kita nanti akan edit-edit file konfigurasi dan/atau install aplikasi juga kalau belum ada.

Jika Anda memakai vmware atau sedang terhubung ke jaringan lain, sebaiknya putuskan saja hubungan itu dulu (ugh, kata-katanya gak enak nih).

# /etc/init.d/vmware stop

# ifconfig eth0 down

perintah pertama digunakan untuk memutuskan jaringan dengan virtual machine. Sementara perintah kedua untuk men-disable ethernet untuk sementara. Kalau pengen enable lagi tinggal ketikkan:

# ifconfig eth0 up

Colokkan modem ke port USB. Ketikkan di terminal:

# eject /dev/sr1

Perintah tersebut untuk melakukan eject kepada media sr1 yang ada di /dev. Lalu ketikkan perintah ini:

# rmmod usb_storage

Perintah tersebut untuk meremove modul usb_storage dari kernel. Kenapa? Sederhananya kita ingin menggunakan fungsi modem saja, nggak pakai modul usb_storage yang juga tersedia. OK, segitu saja penjelasan perintah ini.

Kemudian ketikkan perintah berikut:

# lsusb

Dan periksa apakah terdapat baris seperti berikut:

Bus 003 Device 003: ID 19d2:ffdd ONDA Communication S.p.A.

Jika iya, berarti modem terdeteksi di port usb. Jika tidak, cabut dan ulangi lagi dari awal (eject /dev/sr1).

Perintah lsusb digunakan untuk memeriksa device apa saja yang terdeteksi di usb.

Coba perhatikan string tadi. Ada angka-angka setelah kata ID kan? Kedua angka yang dipisahkan oleh tanda ‘:’ adalah ID. Dalam kasus ini, 19d2 adalah id untuk vendor (semacam nomor seri untuk vendor yang membuat produk) dan ffdd adalah id untuk product atau device. Dua kode dalam heksadesimal inilah yang kita butuhkan. OK, sip! Lanjut!

Sekarang ketikkan perintah berikut:

# modprobe usbserial vendor=0x19d2 product=0xffdd

Perintah itu digunakan untuk mendaftarkan modul bernama usbserial. Modul ini kita perlukan untuk berkomunikasi dengan modem dengan id vendor dan id product seperti yang kita dapatkan dari lsusb. Sebenarnya kalau mau pakai modem lain juga bisa asalkan kita tahu vendor dan product id-nya supaya linux bisa berkomunikasi dengan device tersebut.

Selanjutnya periksa apakah Anda telah menginstall program wvdial. Ini penting karena program ini yang akan kita gunakan untuk melakukan dial up.

Jika belum, lakukan instalasi dulu:

# apt-get install wvdial

Sekarang coba test dulu apakah wvdial bisa mengenali modem kita:

# wvdialconf

Jika sudah maka akan muncul pesan kira-kira seperti ini:

Editing `/etc/wvdial.conf’.

Scanning your serial ports for a modem.

Modem Port Scan<*1>: S0   S1   S2   S3
WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 Z — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK
ttyUSB0<*1>: Modem Identifier: ATI — Manufacturer: +GMI: China TeleCom
ttyUSB0<*1>: Speed 9600: AT — OK
ttyUSB0<*1>: Max speed is 9600; that should be safe.
ttyUSB0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK

WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.
ttyUSB2<*1>: ATQ0 V1 E1 — OK
ttyUSB2<*1>: ATQ0 V1 E1 Z — OK
ttyUSB2<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 — OK
ttyUSB2<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 — OK
ttyUSB2<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK
ttyUSB2<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK
ttyUSB2<*1>: Modem Identifier: ATI — Manufacturer: +GMI: China TeleCom
ttyUSB2<*1>: Speed 9600: AT — OK
ttyUSB2<*1>: Max speed is 9600; that should be safe.
ttyUSB2<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK

Found a modem on /dev/ttyUSB0.
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
ttyUSB0<Info>: Speed 9600; init “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0”
ttyUSB2<Info>: Speed 9600; init “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0”

Modem sudah bisa dikenali, sekarang kita edit file konfigurasi supaya kita bisa melakukan dial dengan modem.

# nano /etc/wvdial.conf

Perintah itu untuk membuka file konfigurasi wvdial bernama wvdial.conf

Ketikkan teks di bawah ini dan simpan kembali sebagai file wvdial.conf

[Dialer smart]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Modem Type = Analog Modem
Phone = #777
New PPPD = yes
ISDN = 0
Username = smart
Password = smart
Modem = /dev/ttyUSB0
Baud = 460800
Command Line = ATDT
Stupid Mode = 1

Sekarang kita coba jalankan wvdial lagi:

# wvdial smart

Jika terdapat pesan seperti ini:

–> WvDial: Internet dialer version 1.60
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: ATZ
ATZ
OK
–> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
OK
–> Modem initialized.
–> Sending: ATDT#777
–> Waiting for carrier.
ATDT#777
CONNECT 3100000
–> Carrier detected.  Starting PPP immediately.
–> Starting pppd at Mon Jun 27 09:17:35 2011
–> Pid of pppd: 2846
–> Using interface ppp0
–> local  IP address 10.253.40.240
–> remote IP address 10.17.95.5
–> primary   DNS address 10.17.3.252
–> secondary DNS address 10.17.3.252

Maka Anda berhasil terkoneksi ke internet. Coba periksa dengan mengetikkan

# ifconfig

Jika terdapat teks

ppp0      Link encap:Point-to-Point Protocol
inet addr:10.252.93.224  P-t-P:10.20.31.15  Mask:255.255.255.255
UP POINTOPOINT RUNNING NOARP MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
RX packets:67 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:75 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:3
RX bytes:16300 (16.3 KB)  TX bytes:42379 (42.3 KB)

berarti terdapat interface ppp artinya Anda benar-benar sudah terhubung ke jaringan smartfren. Lakukann ping kalau masih belum percaya ^^

Jika ingin melakukan koneksi di kesempatan berikutnya, cukup ketikkan perintah-perintah ini saja di terminal:

# eject /dev/sr1

# rmmod usb_storage

# modprobe usbserial vendor=0x19d2 product=0xffdd

# wvdial smart

Nah, itu dia cara koneksi ke internet menggunakan modem smartfren ac682. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: