Selamat Datang di Dunia Digital

Selamat datang di dunia digital (ehem, kayak digimon dong @@~)

Kita hidup di dunia modern, dunia yang serba otomatis. Di masa ini segala barang sudah dapat dikendalikan melalui perangkat-perangkat elektronik. Mulai dari mesin kecil seperti Hand Phone sampai mesin besar seperti mesin cuci dan komputer. Semua merupakan alat elektronik yang menerapkan sistem digital.

Artikel ini akan menjelaskan sedikit tentang pemahaman rangkaian digital sebelum mengacu kepada topik-topik lanjutan yang akan dibahas di artikel lain.

Apa itu Digital?

Digital berasal dari kata digit. Secara harfiah, rangkaian digital adalah rangkaian yang memiliki kemungkinan nilai yang diskrit. Maksudnya bagaimana?

Setiap rangkaian listrik pasti membutuhkan arus dan tegangan untuk beroperasi bukan? Kalau rangkaian analog (bukan digital) memiliki banyak kemungkinan nilai tegangan yang tak terbatas (nilai 1,1 V dengan 1,101 V berbeda). Contoh rangkaian ini adalah mikrofon yang mengubah suara menjadi tegangan.

Sementara di dunia digital, kemungkinan nilai hanya ada dua: ada aliran listrik dan tidak adanya aliran listrik. Biasanya disimbolkan dalam logika 1 (ada listrik) dan 0 (nggak ada listrik). Meskipun begitu, ada rentang / batas yang membedakan kedua level tersebut. Logika 1 (satu) misalnya untuk rentang tegangan yang masuk 3V ~ 5V sedangkan untuk logika 0 (nol) untuk tegangan dalam rentang 0V ~ 2 V. Misalkan tegangan yang masuk rangkaian adalah 3,1V akan dibaca sebagai logika 1, sedangkan 3,11V juga akan dibaca sebagai logika 1.

Lalu untungnya apa?

Dengan menggunakan rangkaian digital ada banyak sekali keuntungannya dibandingkan dengan rangkaian yang analog.

Sinyal listrik analog tak bisa disimpan atau disalin atau dikirim secara sempurna karena ada takhingga nilai. Bayangkan bahwa data harus disimpan dalam keadaan yang sama persis dengan aslinya. Ataupun data harus dikirim sesuai dengan aslinya. Kita tahu bahwa dalam transmisi melalui media ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan tegangan atau arus menjadi bernilai berbeda (hilang di tengah jalan misalnya). Jika itu terjadi, data yang diterima pasti tidak akan sama dengan data semula (lha udah hilang di tengah jalan). Karena itu untuk menyimpan data seperti ini sangat susah, kalaupun bisa infrastrukturnya cukup mahal karena kualitas harus dijamin seperti data semula.

Berbeda dengan rangkaian digital, meski terjadi sedikit perbedaan antara data yang diterima dengan data yang dikirim asalkan data itu masih dalam rentang logika yang sama maka data akan tetap dianggap sebagai data yang sama. Dengan demikian penyimpanan dan transmisi akan dapat direalisasikan dengan lebih mudah dan murah tentunya. Hilang-hilang dikit nggak apa-apa, tapi masih bisa diartikan dalam data yang sama.

Menarik, lalu apa aja yang harus saya kuasai setidaknya?

Berbicara tentang rangkaian digital, tentunya harus ada dasar yang dipelajari. Nggak perlu muluk-muluk harus bisa nyolder, bikin IC sendiri, dan sebagainya. Lantas apa? Tenang, kita hanya perlu:

1. Matematika diskrit terutama bagian aljabar boolean dan logika.

What? apa pula itu? Aljabar boolean adalah aljabar (teknik operasi nilai) yang mengoperasikan nilai-nilai boolean. Nilai boolean berbeda dengan nilai angka yang kita kenal selama ini. Nilai boolean hanya terdiri dari dua buah nilai, benar atau salah. Penjelasan lebih lanjut silahkan google aja, kalau nanti ada waktu akan saya jelaskan di artikel lain. Sementara logika matematika adalah … logika. Maksudnya ya seperti logika DAN, ATAU, BUKAN, IMPLIKASI, dsb.

2. Imajinasi

Jangan salah, imajinasi itu perlu karena dalam rangkaian digital diperlukan imajinasi untuk mendesain rangkaian yang efisien. Kenapa efisien? Selain supaya rangkaian itu berjalan cepat, juga biaya pembuatannya bisa murah (prinsip ekonomi). Pintar-pintarlah berhemat dan imajinasi akan membantu kita dalam berhemat. Nggak nasi roti pun bisa dimakan untuk 2 hari ke depan. Oops… jadi curhat @@~

Well, those are what you need!

1 Comment

    Trackbacks

    1. DUNIA DIGITAL | RENDOZ (Rifqi's World)

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: