Mengenal FreeBSD

FreeBSD adalah sebuah operating system gratis turunan AT&T UNIX melalui cabang BSD (Berkeley Software Distribution) UNIX. Namun untuk beberapa hal FreeBSD tidak bisa disebut sebagai “UNIX” karena merupakan turunan langsung dari BSD UNIX. Sistem internal dan API FreeBSD mengacu kepada UNIX dan karena lisensi BSD banyak kode FreeBSD yang menjadi bagian dari sistem operasi lain seperti MacOS X.

FreeBSD dapat berjalan di atas sistem Intel x86 (IA-32) DEC Alpha, Sun UltraSPARC, IA-64, AMD64, PowerPC dan arsitektur NEC PC-98. Dukungan untuk arsitektur ARM dan MIPS sedang dalam pengembangan.

FreeBSD merupakan OS turunan BSD yang sangat banyak digunakan dalam hal kuantitas / jumlah salinan yang ter-install di komputer.

FreeBSD adalah operating sistem yang lengkap, dengan adanya kernel, device drivers dan semua utilitas yang ada seperti shell telah disatukan dalam paket instalasi (Hal ini berbeda dengan distribusi linux, yang pengembangan kernel, utilitas dan aplikasi dilakukan secara terpisah dan disatukan ke dalam paket-paket berbeda sesuai pengembang masing-masing atau disebut sebagai distribution / distro). Aplikasi pihak ketiga dapat juga diinstall menggunakan berbagai sistem instalasi. Ada dua cara umum yaitu instalasi source dan instalasi package, keduanya menggunakan sistem FreeBSD ports.

 

FreeBSD banyak dipakai sebagai server dan terkenal dengan ketangguhan dan keandalannya. Dalam survei yang dilakukan netcraft dan dipublikasi pada tanggal 1 Oktober 2010, perusahaan Webhosting paling andal untuk bulan September 2010 menggunakan FreeBSD sebagai Sistem Operasi pada server mereka sebagaimana tiga dari lima perusahaan hosting paling andal dalam bulan tersebut.

 

Fitur

Networking (Jaringan)

TCP/IP FreeBSD stack mengambil dasar pada implementasi TCP/IP 4.2BSD yang sangat berkontribusi terhadap protokol TCP/IP.  Selain itu FreeBSD juga mendukung IPv6, SCTP, IPSec, IPX, AppleTalk dan jaringan wireless.

Storage (Penyimpanan)

FreeBSD memiliki beberapa fitur atau kemampuan unik yang berhubungan dengan penyimpanan. Terdapat sebuah fitur bernama Soft update yang dapat menjaga filesystem tetap terintegrasi dan terhindar dari system crash. Hal ini dimaksudkan agar tak ada bagian kecil dari sistem yang tidak kompatibel satu sama lain yang menyebabkan crash di tengah jalan sehingga sistem akan selalu terpelihara dan tersinkron. Selain itu terdapat juga  GEOM framework yang menyediakan fitur seperti RAID (level 0, 1, 3 saat ini Maret 2011), full disk encryption, dan sistem drive yang terpadu. Filesystem snapshots memperbolehkan sebuah image dari filesystem dibuat dengan cepat dan mudah. Gunanya adalah untuk melakukan backup terhadap filesystem manakala dibutuhkan. FreeBSD juga menyediakan filesystem ZFS sebagai alternatif filesystem UFS2. Sistem drive terpadu mirip seperti operating sistem turunan unix lain yaitu seperti sebuah pohon besar dengan setiap folder / file merupakan cabang dari folder utama yang disebut root.

 

Security (Keamanan)

FreeBSD menyediakan fitur-fitur keamanan seperti access control lists (ACLs), security event auditing, extended file system attributes, mandatory access controls (MAC). Fitur keamanan ini dikembangkan melalui proyek  TrustedBSD. Proyek ini masih berlangsung dan sudah banyak extension yang telah diintegrasikan ke dalam FreeBSD.

Proyek ini juga mem-porting implementasi FLASK/TE NSA dari SELinux ke FreeBSD. Pekerjaan lain yang sedang berlangsung adalah pengembangan OpenBSM, sebuah implementasi open source dari Sun’s Basic Security Module (BSM) API dan audit log file format, yang mendukung sistem audit secara ekstensif.  Proyek ini telah diintegrasikan ke dalam FreeBSD 6.2. Beberapa infrastruktur  work in FreeBSD performed as part of the TrustedBSD Project has included SYN cookies, GEOM and OpenPAM.

Portability (Portabilitas)

FreeBSD telah di-porting ke berbagai arsitektur prosesor. The FreeBSD project membagi arsitektur  ke dalam beberapa “tier” yang menggambarkan level dukungan terhadap sistem arsitektur tersebut. Hal ini dilakukan untuk kemudahan dalam dokumentasi dan pengembangan melalui arsitektur tersebut. Arsitektur Tier 1 adalah arsitektur yang  lengkap dan telah didukung sepenuhnya. Arsitektur Tier 2 adalah proyek yang masih dalam tahap pengembangan dan masih berjalan saat ini. Arsitektur Tier 3 masih bersifat atau mungkin sudah tidak lagi dalam pengembangan  (seperti arsitektur FreeBSD untuk DEC Alpha) dand arsitektur tier 4 yang tak didukung sama sekali.

 

Lalu, cobalah FreeBSD😀

4 Comments

  1. terimakasih, tugasnya siap deh😀

Trackbacks

  1. Server, pelayan yang dihormati « Another Satria's Project
  2. Mengenal Bahasa Pemrograman D « Another Satria's Project
  3. TUGAS KELOMPOK SISTEM OPERASI TENTANG FREE BSD « daplun00

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: