Server, pelayan yang dihormati

Server, kalo diartikan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “pelayan”. Ya, server berasal dari kata bahasa Inggris service yang berarti “layanan” dan mendapat imbuhan -er menjadikannya bermakna pelayan.Dalam komputasi, istilah server mengacu pada beberapa hal, yakni:

  • Program komputer yang berjalan sebagai service, untuk melayani keperluan atau permintaan program lain (dalam konteks ini disebut sebagai client) yang bisa saja berjalan dalam komputer yang sama
  • Komputer fisis yang didedikasikan untuk menjalankan satu atau lebih service untuk melayani kebutuhan program yang berjalan dalam suatu jaringan.
  • Sebuah sistem software/hardware (atau service yang berjalan pada komputer) seperti database server, file server, mail server, ataupun print server.

Dalam jaringan komputer, sebuah server adalah program yang beroperasi sebagai socket listener. Istilah server juga sering digunakan untuk mendeskripsikan secara umum sebuah host yang dipergunakan untuk mengeksekusi satu atau lebih program.


Sebuah komputer server adalah komputer juga, atau kumpulan komputer yang menghubungkan komputer lain atau peralatan elektronik ke dalam suatu jaringan komputer. Salah satu contoh penggunaan server adalah saat kita mengetikkan query lewat search engine (misalnya saja mbah google), dan mencari sebuah artikel tentang router. Query yang kita berikan akan dikirim ke mbah google ataupun search engine lain yang teman-teman gunakan. Query tersebut dikirim dari komputer yang kita gunakan menuju server yang menyimpan seluruh halaman web yang relevan. Permintaan kita kemudian diproses dan server akan mengembalikan daftar halaman hasil pencarian ke komputer kita.

Begitulah kira-kira kerja server. Secara garis besar server akan menerima permintaan, kemudian memprosesnya dan memberikan hasil permintaan kepada pihak yang telah meminta.

Komputer yang dijadikan sebagai server tak memiliki banyak perbedaan dibandingkan komputer biasa. Secara arsitektur komputer biasa dan komputer yang khusus dijadikan server masing-masing memiliki komponen dasar hardware yang sama seperti hard disk, RAM memory, dan sebagainya. Hanya saja keduanya berbeda dalam kapasitas. Server juga memerlukan sebuah operating sistem untuk menjalankan hardware-hardware tersebut. Dan beberapa OS yang sering digunakan adalah OS turunan unix seperti linux dan BSD (terutama FreeBSD)

5 Comments

    Trackbacks

    1. Proxy, si satpam dalam jaringan « Another Satria's Project
    2. Melakukan Blok Situs Facebook Pada Mikrotik « Another Satria's Project
    3. Enak mana sih, Blogspot ato Wordpress?? « Another Satria's Project
    4. Kernel, Inti dari Sistem Operasi « Another Satria's Project
    5. Definisi NAT, Bridging dan Routing « Another Satria's Project

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: