Membuat ledakan nuklir dari sebatang bolpoin

Sepintas judul di atas terlihat fantastis, namun hal tersebut bisa dilakukan !

yang benar?

Memang saya belum pernah mencobanya secara langsung, karena peralatan yang sangat tidak memadai. Tapi saya akan memberitahu konsep yang mendasari ide ini.

Setiap benda terdiri dari atom. Atom merupakan bagian terkecil benda. Di dalam atom terdapat partikel-partikel yang disebut sub-atom. Partikel-partikel sub atom ini menyusun atom dan membedakan antara satu jenis atom dengan jenis atom lainnya. Apa saja partikel sub-atom itu? Kita mengenal ada proton, elektron dan neutron. Proton adalah partikel sub-atom yang memiliki muatan positf. Elektron memiliki muatan negatif. Sedangkan neutron adalah partikel sub-atom yang tak bermuatan.

Sejak berabad-abad yang lalu, para saintis berusaha untuk mempelajari atom, partikel yang sangat kecil bahkan tak terlihat oleh mata ini. Melalui serangkaian percobaan yang dilakukan dengan cucuran keringat dan air mata (wooss…) akhirnya para ilmuwan sepakat bahwa atom berbentuk seperti bola berongga dengan inti terdiri dari proton dan neutron. Sedangkan elektron terletak di kulit-kulit atom dan selalu bergerak mengitari inti atom. Kalo diibaratkan, elektron ini adalah komidi putar.

Jumlah dari proton kita sebut sebagai Nomor Atom / Nomor Proton, sedangkan jumlah dari proton dan neutron (atau jumlah partikel sub-atom dalam atom) kita sebut sebagai Nomor Massa / Nomor Nukleon. Setiap atom unsur yang sama akan identik sifat dan karakteristik dengan atom unsur tersebut (selain isotopnya). Misalkan atom O akan identik dengan atom O lainnya. Sedangkan atom unsur yang berbeda akan memiliki karakteristik dan sifat yang berbeda pula (misal C atau karbon dengan Sulfur atau belerang).

Nah, dari uraian di atas kita tahu bahwa inti atom terdiri dari proton dan neutron. Sekarang coba pikirkan bagaimana proton yang bermuatan positif berada di inti atom? Sedangkan kita tahu bahwa benda bermuatan sama akan saling tolak-menolak. Apakah fenomena tersebut tidak berlaku pada proton? Ataukah proton lebih senang terhadap sesamanya?

Bukan!! Bukan!!

Bukan itu jawabannya. Sebenarnya proton dan neutron dapat berkumpul dalam inti atom karena adanya energi yang mengikat proton-proton dan neutron tersebut. Energi itu disebut sebagai energi ikat. Nah, prinsip kerja yang kita lakukan sebenarnya sama dengan yang dilakukan dalam Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Dalam PLTN terdapat suatu reaktor nuklir yang akan melakukan reaksi nuklir terhadap uranium-uranium. Uranium memiliki radiasi dan bersifat tidak stabil. Ketika uranium ditembakkan sebuah neutron, terjadilah reaksi nuklir. Atom uranium akan berpisah membentuk atom-atom baru bukan atom uranium dan melepaskan energi. Energi inilah yang dimanfaatkan sebagai pembangkit energi listrik. Kita menyebut energi ini sebagai energi nuklir.

Lalu apakah hanya terbatas pada uranium saja?

Saya rasa tidak. Semua atom apsti memiliki inti atom. Dan di setiap inti atom terdapat energi ikat. Sehingga semua atom dapat berpotensi melakukan reaksi nuklir. Bagaimana bisa?

Kita dapat memaksa agar energi ikat yang mengikat atom tersebut lepas. Hal itu dilakukan dengan cara menembakkan sebuah elektron ke inti atom tersebut. Namun kita tidak bisa begitu saja menembakkan elektron begitu saja. Elektron yang kita tembakkan harus cukup kuat untuk memaksa energi ikatan melepaskan ikatannya terhadap proton dan elektron. Hal itu dapat kita lakukan jika elektron bergerak mendekati kecepatan cahaya.

Untuk itu kita memerlukan siklotron. Siklotron adalah suatu akselerator, yaitu mesin pemercepat partikel yang dapat mempercepat partikel secara vertikal.

Sesuai dengan postulat Einstein bahwa

E = m C ^2

atau dengan kata lain Energi sebanding dengan massa dikali kuadrat kecepatan cahaya. Energi yang dimaksud adalah energi nuklir. Sedangkan massa yang dimaksud adalah massa yang hilang. Sebenarnya definisi massa yang hilang tersebut tidak lain mengacu pada energi ikat pada inti atom.

Kesimpulannya jika kita dapat menciptakan suatu keadaan yang dapat memecahkan inti atom, maka kita akan mendapatkan energi yang besar. Energi itu bisa didapat dari mana saja, termasuk atom-atom. Hanya saja uranium dipilih sebagai bahan untuk PLTN karena ia bersifat radioaktif sehingga lebih mudah untuk memancarkan energi.

2 Comments

  1. dea

    apanya yang dikit mas postinganmu. udah banyak gini lho,,
    keren!😀

    • Hahaha, kan masih dikit… masih 20..
      Yang lain pasti dah ratusan😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: