Seri Belajar Pemrograman #1

Halo semua😀

ketemu lagi bersama saya, Satria Ady Pradana, yang akan memandu kalian selama 30 menit ke depan *kayak acara TV aja*

ok, skip that…

Kali ini karena saya lagi ingin berbagi ilmu, apalagi abis seneng gara-gara dapet nilai bagus pertama . Yeah (>u<)b

Apa yang akan kita bahas kali ini sebenarnya sebuah sebuah seri tutorial. Seri Belajar Pemrograman adalah seri tutorial belajar bahasa pemrograman secara umum. Di postingan-postingan awal saya akan memberikan contoh dalam notasi algoritmik, bukan dengan salah satu bahasa pemrograman dengan maksud agar temen-temen mengerti alurnya.

OK, let’s rock on !

Dalam bahasa pemrograman, kita mengenal struktur program. Apapun bahasanya, pasti memiliki struktur yang hampir mirip. Kebanyakan bahasa pemrograman bersifat prosedural (C,C++, Pascal) yang artinya kode akan dibaca secara berurutan dari awal hingga akhir.

Nah, karena kita belajar pemrograman secara umum kita tidak mengacu pada penulisan salah satu (atau salah dua) bahasa pemrograman. Cara penulisan yang kita gunakan adalah berbentuk pseudo-code. Apa itu? pseudo-code adalah penulisan kode yang tidak mengacu pada sintaks penulisan program manapun secara spesifik namun notasinya tetap mengarah ke pemrograman.

OK, ini struktur yang dipakai:

JUDUL nama_program

{

Ini adalah komentar dengan banyak baris. Komentar adalah bagian dari program yang digunakan untuk menjelaskan maksud dan tujuan program / algoritma kita

}

KAMUS

nama-nama identifier yang digunakan // Ini juga komentar, tapi hanya satu baris

ALGORITMA

proses pengerjaan algoritma

Sederhana bukan?? Memang sederhana. Make it simple aja😀

OK, ini penjelasannya: kata-kata yang ditebalkan dan digarisbawahi adalah kata-kata yang baku dan terdapat di notasi algoritma kita. Kata-kata penting ini seperti sudah “dipesan” penggunaannya dan tidak bisa kita gunakan untuk menamai identifier (identifier? untuk lebih jauh baca sampai akhir)

JUDUL adalah nama dari program / algoritma ini yang menjelaskan secara singkat apa yang akan kita lakukan. Judul sebaiknya memiliki aturan penulisan seperti identifier lainnya.

KAMUS adalah penanda bahwa kita mengenalkan identifier-identifier yang akan kita gunakan dalam algoritma (dapat berupa variabel, konstanta dsb)

ALGORITMA adalah bagian dimulainya suatu program. Di sini kita akan memaparkan algoritma-algoritma yang kita gunakan. Apa itu algoritma?? Algoritma adalah cara-cara untuk menyelesaikan masalah secara bertahap menggunakan penyelesaian-penyelesaian yang ringkas dan efisien (Satria Ady Pradana: 2010). Bisa dikatakan algoritma itu bagaimana kita bisa memecahkan masalah dengan usaha minimum namun mendapatkan hasl maksimum / optimum.

Nah kalo tadi udah membahas struktur dasar mari kita sekarang ke identifier.

IDENTIFIER

Apa itu identifier? Identifier berasal dari kata identify yang artinya mengenal. Identifier adalah simbol-simbol berupa nama yang kita gunakan dalam pemrograman. Identifier berupa variabel, konstanta, pembentukan tipe dan lain-lain. Pokoknya sebuah nama ! Identifier untuk suatu benda haruslah unik dan membedakan antara satu identifier dengan identifier lainnya. Sebagaimana layaknya nama untuk orang. Misalnya nama saya Satria Ady Pradana, saya adalah mahasiswa. Nah saya pasti akan berbeda dengan seorang mahasiswa lain yang bernama Ilham (err… asal ambil nama)

Bagaimana untuk membedakan saya dengan si Ilham tadi? Pasti pertama dilihat dari nama dong. Nama saya Satria, dia Ilham. Kami berbeda (kayak protes aja) meski sama-sama berstatus sebagai mahasiswa. Itulah yang disebut identifier atau pengenal.

VARIABEL dan KONSTANTA

Apa itu variabel dan konstanta? Variabel dan konstanta adalah identifier yang berfungsi untuk menyimpan nilai dari suatu data. Bedanya adalah nilai yang tersimpan di konstanta bersifat tetap (namanya juga konstanta atau tetapan) dan tidak dapat dirubah maupun diganggu gugat sejak dia dibuat (emang pengadilan?)

Kita dapat membayangkan variabel dan konstanta itu sebagai botol (hah? botol?). Kita tahu kan kalau botol itu adalah salah satu wadah atau tempat menampung sesuatu (terutama cairan). Nah dari botol itu kan pasti ada macam-macam jenisnya. Misal: botol kecap, botol air, botol minyak tanah, botol bensin dll. Masing-masing jenis botol memunyai tugas yang spesifik, misal botol kecap menyimpan kecap. Botol air menyimpan air. Bayangkan kalau botol kecap diisi dengan minyak tanah (woot, kalau masak pada keracunan tuh) atau botol minyak tanah diisi air, pasti nggak akan sesuai dengan fungsinya. Akhirnya bisa terjadi malapetaka (masa orang mau minum air begitu dia minum dari botol air isinya malah minyak tanah).

Variabel dan konstanta juga begitu. Sebuah variabel menyimpan sebuah nilai yang khusus atau hanya dipakai untuk satu jenis data saja sesuai saat ia dideklarasikan. Jika kita hubungkan sesuai contoh di atas, variabel dan konstanta adalah botol sedangkan jenis cairan yang ditampung adalah tipe data. Bedanya variabel dan konstanta (dalam permisalan botol) adalah: variabel dapat digunakan berulang-ulang namun dengan jenis isi yang sama. Sedangkan konstanta, sejak pertama beli sampai nanti akan dipajang aja. Kurang lebih seperti itu.

TIPE DATA

Tadi sudah dikatakan bahwa setiap botol hanya bisa digunakan untuk satu jenis cairan saja (kecap ya kecap, minyak tanah ya minyak tanah), tidak bisa dicampur-campur (botol kecap diisi oli atau botol air diisi minyak tanah). Nah jenis cairan yang dapat diisikan ke botol itu disebut sebagai tipe data. Tipe data mengacu pada jenis data, bukan nilainya. Sebagai contoh, ketika saya menuliskan angka 13 maka sebenarnya saya menulis salah satu dari bilangan bulat. Nilai bilangan bulat itu adalah 13. Nah, yang disebut tipe data adalah “bilangan bulat” (tipe bilangan bulat) sedangkan 13 adalah salah satu nilai bilangan bulat.

Untuk sementara kita hanya mengenal beberapa tipe data:

  1. bilangan bulat
  2. bilangan real
  3. huruf
  4. kalimat
  5. logika

Bilangan bulat / angka (integer) adalah bilangan yang utuh. Contohnya 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8

Bilangan real (real) adalah bilangan pecahan desimal. Contohnya 3,14 dan 22,52

Huruf (character) adalah tipe data yang merepresentasikan salah satu dari simbol-simbol. Contoh ‘a’,’b’,’c’ dsb

Kata (string) adalah tipe data berupa rangkaian huruf-huruf atau karakter dan tersusun seperti barisan karakter. Contohnya “saya makan nasi 3 piring”

logika (boolean) adalah tipe data yang merepresentasikan kondisi benar atau salah. Hanya ada dua nilai yaitu benar dan salah

Variabel dan konstanta dituliskan di bawah daerah kamus untuk menambah kosakata dan mengenalkan identifier-identifier yang kita gunakan tersebut.

Menulis identifier pun ada aturannya. Kenapa? agar lebih terstruktur dan dapat dibaca. Beberapa aturan penulisan identifier adalah:

  1. Nama identifier dimulai dengan huruf maupun _ dan tidak boleh dimulai dengan angka-angka. Contoh: varku, _iniVarku
  2. Identifier dapat menggunakan angka-angka dalam namanya. Contoh: namaC4Ya
  3. Identifier tidak boleh mengandung simbol-simbol lain selain huruf, karakter dan _.  Contoh yang salah: b#2
  4. Identifier tidak boleh mengandung spasi, gunakan karakter _ untuk menggantikan spasi. Contoh: nama_saya
  5. Nama identifier tidak boleh nama kata-kata yang telah dipesan khusus. misal JUDUL, KAMUS, ALGORITMA dll

Nah, sekarang mari kita coba tuliskan dalam notasi algoritmik (notasi ini saya buat sendiri dalam seri tutorial ini)

JUDUL var_dan_kons

KAMUS

{ kita akan mendeklarasikan atau mengenalkan variabel-variabel }

var1 : angka

var2 : real

var3 : huruf

var4 : kata

var5 : logika

{ sekarang kita deklarasikan konstanta }

konstan kons1 : angka

konstan kons2 : real

konstan kons3 : huruf

konstan kons4 : kata

konstan kons5 : logika

{ bersambung… }

1 Comment

    Trackbacks

    1. Seri Belajar Pemrograman #2 « Another Satria's Project

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: